Ada hal yang menarik pada saat perjalanan ke Gunung Tampomas beberapa waktu lalu. Secara kebetulan, penulis naik ke Puncak Tampomas melalui jalur Narimbang. Sebuah desa di Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang. Kebetulan saat itu, penulis “sindang” ke rumah Bapak Kasmad, Juru Kunci Gunung Tampomas. Sambil panca kaki, penulis berbincang mengenai situs yang ada di Puncak Tampomas. Secara meyakinkan, Pak Kasmad bercerita bahwa yang berada di Puncak Tampomas adalah patilasan Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran yang sangat terkenal.
Jumat, 08 Juli 2011
Senin, 16 Mei 2011
Dadap Malang Sisi Cimandiri
1.
Lamun dipareng dia pasampak; jeung nu arunggah ka MANDALA; kula titip pangabakti; pamunjung kanu di RUHUR; nu kiwari pada suwargi; Pun sapun! ka RUHUR ka Bale Agung Anu Nunggal di Mandala Agung! Ka HANDAP ka Batara pangraksa jagat; ka Batari panghurip bumi; ka Ambu Sari Pohaci; ka Nay Sri Ambu Pangasih
Lamun dipareng dia pasampak; jeung nu arunggah ka MANDALA; kula titip pangabakti; pamunjung kanu di RUHUR; nu kiwari pada suwargi; Pun sapun! ka RUHUR ka Bale Agung Anu Nunggal di Mandala Agung! Ka HANDAP ka Batara pangraksa jagat; ka Batari panghurip bumi; ka Ambu Sari Pohaci; ka Nay Sri Ambu Pangasih
Selasa, 05 April 2011
Makna Tampomas bagi Masyarakat Sumedang
Gunung ternyata bagi masyarakat Sunda memiliki makna yang lebih khusus. Beberapa penelitian arkeologis telah dilakukan peneliti. Satu diantaranya adalah artikel Peranan Gunung Bagi Masyarat pada Masa Klasik Akhir di Kawasan Sumedang. Sebagai bahan bacaan menarik untuk diikuti. Link ini sengaja dimuat untuk menegaskan kembali postingan sebelumnya mengenai kondisi Gunung Tampomas saat ini.
Senin, 04 April 2011
Tampomas : Wisata, Ziarah, dan Sampah
Hampir satu bulan lalu, akhirnya terwujud kepenasaran yang selama ini saya pendam. Yuup akhirnya tiba juga di Puncak Tampomas. Gunung eksotis di Sumedang. Tanah kelahiran "karuhun"ku. Perjalanan yang cukup melelahkan, mengingat kondisi fisik yang "belum" mendukung terbayar sudah dengan keindahan yang disuguhkan sang Pencipta, berupa lukisan multidimensi-NYA. Tampomas termasuk gunung yang ramai. Dalam artian, tidak pernah sepi pengunjung, para pendaki, atau yang hanya sekadar jalan-jalan saja. Pun para peziarah yang jumlahnya kadang-kadang ratusan pada waktu tertentu.
Langganan:
Postingan (Atom)
